• gambar
  • SMP5
  • 2
  • Pendidikan Karakter
  • Gedung

Selamat datang di website SMP NEGERI 5 JEPARA - Jl. Kartini No. 42 Jepara - Terwujudnya SMPN 5 Jepara yang unggul dalam mutu, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, berbudi pekerti luhur berlandaskan Iman dan Taqwa serta berwawasan Lingkungan -

Kepala Sekolah


LISNA HANDAYANI, M.Pd

19710414 199802 2 002

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP NEGERI 5 JEPARA

NPSN : 20318396

Jl.Kartini No.42 Telp. 0291-591392 Jepara 59411


smpjepara5@gmail.com

TLP : (0291) 591392


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 149677
Pengunjung : 65907
Hari ini : 5
Hits hari ini : 32
Member Online : 0
IP : 3.235.140.84
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Rohmad Widodo (Alumni)
    2021-12-03 19:18:46

    Penilaian Akhir Semester Gasal TP 2021/2022 sebentar lagi. Persiapkan diri dengan latihan dan belajar. Semoga nilai diraih maksimal.
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-06-14 20:03:49

    Semoga Amal inbadah Puasa Kita Diterima dan kita mendapat AMPUNAN NYA dan bisa bertemu lagi dengan Romadhon tahun yang akan datang AAMIIN YRA
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-06-14 20:01:20

    TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM BARAKALLAHU FIKUM Admin web SMPN 5 Jepara mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H Mohon Maaf Lahir dan batin
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:38:08

    HAri ini Kamis 5 April 2018 SMP 5 Jepara dapat Droping komputer 1. Server lengkap 1 buah 2. Clein 19 buah 3. UPs 1 buah 4....
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:35:06

    $ Lokal Bartu klas sudah selesai 100% dan telah di tempati oleh siswa, selamat melaksanakan OBM kawan kawan di ruang Baru
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:32:55

    Alhamdulillah acara sungkeman siswa dengan Orang Tua berjalan sukses, semoga siswa SMP 5 Jepara bisa berhasil USBN dan UNBK dengan nilai yan...
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-04 11:27:35

    Rencaba Istiqosah kelas 3 untuk menghadapi UASBN dan UNBK yang akan dilaksanakan hari Kamis 5 April 2018 , mohon anak anak hadir bersama oran...
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-04 11:24:50

    Untuk kelas X siapkan dirimu untuk menghadapi UASBN mulai tanggal 9 April s/d 17 April 2018. dan untuk kelas VII dan VIII tetap belajar di rumah
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-03-31 18:48:03

    Ayo gabung dengan komunitas siswa smpn 5 jepara

Tekun Belajar




DENGAN TEKUN “BELAJAR” KITA AKAN MAJU DAN SUKSES

Belajar, merupakan kata yang tidak asing bagi kita. Mulai sejak kecil hingga dewasa kita akan mendengar istilah “belajar” ini. Terlebih kita sendiri mengalami dan melakukan aktivitas yang dinamakan “belajar ” baik di sekolah seperti SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi dan di luar institusi formal kita akan belajar.

Kenapa sih kita harus belajar??? pertanyaan sederhana tapi cukup untuk membuat kita berpikir sejenak, oiya untuk apa ya….. sejak kecil hingga saat ini dengan belajar apa yang saya dapat, apa yang berubah dan berkembang dari belajar yang telah dialami.

Menurut teori behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antara stimulus dan respon.  Seseorang dianggap telah belajar sesuatu apabila ia mampu menunjukkan perubahan tingkah laku. Dengan kata lain, belajar merupakan bentuk perubahan yang dialami siswa dalam hal kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara yang baru sebagai hasil interaksi antara stimulus dan respon.  Menurut teori ini yang terpenting adalah masuk atau input yang berupa stimulus dan keluaran atau output yang berupa respon.

Menurut Watson, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon, namun stimulus dan respon yang dimaksud harus berbentuk tingkah laku yang dapat diamati (observabel) dan dapat diukur. Dengan kata lain, walaupun ia mengakui adanya perubahan-perubahan mental dalam diri seseorang selama proses belajar, namun ia hal-hal tersebut sebagai faktor yang tak perlu diperhitungkan.

Menurut Thorndike menyatakan bahwa belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indera. Sedangkan respon yaitu ineraksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan, atau gerakan/tindakan. Dari defenisi ini maka menurut Thorndike perubahan tingkah laku akibat dari kegiatan belajar itu dapat berwujud kongkrit yaitu yang dapat diamati, atau tidak kongkrit yaitu yang tidak dapat diamati.

Dari pengertian di atas tentang belajar, kita dapat menyimpulkan bahwa belajar itu adalah merupakan suatu kegiatan yang di dalamnya terjadi proses interaksi rangsangan perubahan pola pikir dan tingkah laku/tindakan.

Oleh karena itu, orang yang belajar dengan orang yang tidak belajar dapat dilihat dari sikap, tindakan, dan pola pikirnya.

Bangsa yang maju adalah bangsa yang masyarakatnya suka untuk belajar. Belajar apa sih yang harus dipelajaro? Pokoknya belajar apa saja yang dan mengembangkan ilmunya yang menjadi minatnya agar bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang banyak. Kita dapat mencont0h negara Jepang, yang dulunya sempat diluluh lantahkan oleh tentara sekutu dengan di bom nuklir hingga hancur negaranya. Apakah mereka cuma meratapi nasib??? Owh, tidak…. mereka justru termotivasi dan bangkit agar pengalaman yang menghancurkan negaranya tidak terulang kembali. Hal ini dapat kita saksikan bagaimana Jepang merupakan salah satu raksasa di bidang Ekonomi dan Teknologi dalam kawasan Benua Asia, bahkan Amerika Serikat saja kewalahan menghadapi perang teknologi dengan Jepang.

Bagaimana hal itu bisa terjadi, dari bangsa yang hancur dan luluh lantar hingga maju, berkembang dan berjaya??? Hal itu jawabannya adalah belajar. Mereka mengerahkan para golongan yang terpelajar untuk menimba ilmu dan belajar dengan bersungguh-sungguh dan disiplin tinggi dan ilmu yang didapat itu dikembangkan untuk kemakmuran rakyatnya.

Apakah kita bangsa Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terluas di dunia dan memiliki sumber daya alam yang sangat- sangat kaya dan melimpah ruah sudah merasakan kemakmuran????? Seperti yang kita rasakan kemakmuran belum dirasakan di segenap wilayah negara Kesatuan RI. Yang ada di masyarakat yang kaya makin kaya dan yang miskin tetap miskin.

Untuk itulah, kita sebagai generasi penerus baik dari latar belakang manapun serempak dan bersama-sama untuk semakin giat belajar dan belajar dan belajar. Yang masih pendidikan bawah, menengah dan atas hendaklah memperdalam ilmu yang dipelajarinya dengan semakin sungguh-sungguh dan bagi sudah berada dalam pendidikan di perguruan tinggi hendaklah semakin mengasah ilmunya agar semakin berkembang dan dapat dibagi-bagi agar ilmu yang didapat bermanfaat demi kemakmuran bersama. Amin

Akhirnya, siapapun juga baik anak-anak, remaja, dan orang dewasa jangan sia-siakan waktu dan terbuang pada hal yang tidak berfaedah. Manfaatkanlah belajar baik dengan membaca, menelaah, diskusi dan mempraktekkan ilmu yang telah didapat agar kita menjadi orang yang dapat mengamalkan ilmu yang didapat.  “Menuntut ilmu wajib bagi seorang laki-laki & wanita,  sejak dari janin hingga liang lahat




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas