• gambar
  • gambar
  • gr1
  • gr
  • sm

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 5 JEPARA. Terima Kasih Kunjungannya. WEB: http://www.smpnegeri5jepara.sch.id email : info@smpnegeri5jepara.sch.id

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP NEGERI 5 JEPARA

NPSN : 20103.2006.063

Jl.Kartini No.42 Telp. 0291-591392 Jepara 59411


info@smpnegeri5jepara.sch.id

TLP : (0291) 591392


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 39692
Pengunjung : 17004
Hari ini : 18
Hits hari ini : 149
Member Online : 0
IP : 3.214.184.124
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-06-14 20:03:49

    Semoga Amal inbadah Puasa Kita Diterima dan kita mendapat AMPUNAN NYA dan bisa bertemu lagi dengan Romadhon tahun yang akan datang AAMIIN YRA
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-06-14 20:01:20

    TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM BARAKALLAHU FIKUM Admin web SMPN 5 Jepara mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H Mohon Maaf Lahir dan batin
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:38:08

    HAri ini Kamis 5 April 2018 SMP 5 Jepara dapat Droping komputer 1. Server lengkap 1 buah 2. Clein 19 buah 3. UPs 1 buah 4....
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:35:06

    $ Lokal Bartu klas sudah selesai 100% dan telah di tempati oleh siswa, selamat melaksanakan OBM kawan kawan di ruang Baru
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-05 11:32:55

    Alhamdulillah acara sungkeman siswa dengan Orang Tua berjalan sukses, semoga siswa SMP 5 Jepara bisa berhasil USBN dan UNBK dengan nilai yan...
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-04 11:27:35

    Rencaba Istiqosah kelas 3 untuk menghadapi UASBN dan UNBK yang akan dilaksanakan hari Kamis 5 April 2018 , mohon anak anak hadir bersama oran...
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-04-04 11:24:50

    Untuk kelas X siapkan dirimu untuk menghadapi UASBN mulai tanggal 9 April s/d 17 April 2018. dan untuk kelas VII dan VIII tetap belajar di rumah
  • AGUS WINARTO, S.Pd. (Guru)
    2018-03-31 18:48:03

    Ayo gabung dengan komunitas siswa smpn 5 jepara

EDIT HOST




Cara 1 :
1. Copy file Host ke Drive lain, selain dari C.
2. Edit dengan Notepad kemudian SAVE.
3. Copy paste file tersebut ke tempat asal folder file HOST.

Cara 2 :
1. Klik pada tombol Start.
2. Klik kanan pada ‘ Notepad ‘
3. Klik ” Run As Administrator “
4. Klik ” Lanjutkan ” pada prompt.
5. Arahkan ke C:WindowsSystem32driversetc dengan menggunakan Notepad’s Pilihan lokasi ‘ Buka ‘.
6. Pilih ‘ Semua file ‘ lalu pilih file ‘ host ‘ tersebut. Lakukan perubahan dan simpan !

Edit File Host bisa juga dilakukan dengan menggunakan Aplikasi TakeOwnerShip.
Caranya mudah yaitu Download dan Install TakeOwnerShip lalu Klik kanan File Host dan Klik TakeOwnerShip.
Lalu tinggal edit dan save file host tersebut.

Sumber : http://wishnup0gr4mm3r.wordpress.com

 

Ketika pertama kali kita membeli laptop mungkin kita merasa enjoy ketika menggunakanya.tapi lama kelamaan laptop terasa semakin lambat ketika booting atau shutdown.hal itu boleh terjadi meskipun spesifikasi laptop anda tergolong bagus,tetap hal itu bisa terjadi.berikut solusinya untuk masalah tersebut..

1.PERIKSA START UP
Program yang berjalan otomatis ketika windows dihidupkan.Tentukan keutamaan ,matikan program yang tidak perlu.
Caranya:
*klik START lalu klik RUN[windows+R],ketik msconfig ,lalu klik OK.
lihat gambar di bawah ini..

*Nanti keluar gambar seperti di bawah ini lalu klik tab STARTUP.

Hilangkan tanda dalam daftar untuk program yang tidak perlu.lalu klik OK.
2.Menguruskan setting di computer configuration.caranya:
*buka notepadlalu ketik del c:windowsprefetchntosboot*.*/q dan simpan dengan nama file ntosboot.bat.
*Tekan windows key+R,lalu ketikgpedit.msc.
*Buka computer configuration>windows setting>scripts.kemudian klik dua kali shutdown.

*pada jendela shutdown propertis,klik add>browse,lalu masukan file ntosboot.bat dan klik open.
*klik OK
*Tekan windows key+R,kawasan ktik devmgmt.msc.
*klik dua kali pada IDE ATA/ATAPI controlers.
*klik dua kali primary IDE chanel untuk membuka propertis.
*klik tab Advense setting.pada DEVICE 0 atau DEVICE 1,ubah DEVICE TYPE menjadi NONE.kemudian klik OK.
*klik dua kali secondary IDE chanel untuk membuka propertis.lakukan hal yang sama seperti langkah sebelumnya dengan klik tab advence settings
3.Hindari membuka program aplikasi yang banyak
Semakin banyak membuka program ,akan semakin lama proses shutdown,karena harus menutup program terlebih dahulu.pekerjaan anda pun akan tidak fokus jika terlalu banyak program yang di buka.
4.Gunakan antivirus/antisphiware yang tidak melakukan proses update ketika komputer di hidupkan.
proses tersebut akan memakan waktu yang cukup lama’Arahkan supaya proses update otomatis pada waktu tertentu ketika laptop menyala.
sampai disini dulu semoga bermanfaat buat anda semua..untuk berlangganan artikel di blog ini,silahkan klik disini untuk mengetahui cara cara nya.terimakasih…

Sumber : http://iman-cinangsi.blogspot.com 

 

Langsung aja tanpa basa basi caranya adalah dengan menulis software yg akan dicari serialnya, kalau bisa lengap dengan versinya. Kemudian tambahkan 94FBR dibelakang yg anda tuliskan. Misal kita ingin mencari serial dari program mirc v6.16. Dikolom google tulis : mirc v6.16 94FBR. Kemudian klik tombol buat mencari. Kalau anda beruntung google akan menampilkan apa yg anda inginkan.

sumber: http://melisakenda.wordpress.com

sumber : http://pelangi-sehabis-hujan.blogspot.com 

 

Banyak sekali faktor-faktor yang bisa menyebabkan komputer kita menjadi lambat.Disini saya membedakannya menjadi faktor internal dan eksternal.

Faktor Internal

1. Banyak aplikasi yang terinstal

Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer sehingga pada akhirnya akan mengganggu kerja komputer itu sendiri. Jika sudah terlanjur terinstal, anda dapat menghapusnya dengan cara meng-uninstall aplikasi tersebut dari Control Panel.

2. Banyak file sampah

Ini mungkin yang sering dilupakan banyak orang yaitu tidak mengetahui file-file sampah yang seharusnya dibuang. Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).

Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi, karena ketika mengosongkan seluruh file pada Recycle Bin maka file-file akan terhapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Cookies juga merupakan file sampah yang harus dibersihkan. File tersebut akan selalu muncul ketika sedang melakukan koneksi ke jaringan internet. Anda bisa menghapus cookies dalam Internet Options pada masing-masing browser (IE, Mozilla, Netscape, dll) yang digunakan. Selain cookies, History juga mempengaruhi sistem komputer. Semakin banyak History yang tersimpan semakin besar pula memori yang dibutuhkan.

File-file History secara otomatis akan muncul ketika melakukan koneksi ke jaringan internet. Apabila tidak dibersihkan akan mempengaruhi kerja komputer. Bersihkan file history pada menu Tools > Internet Option pada masing-masing browser yang digunakan.

Ada bebeberapa aplikasi yang secara otomatis menyimpan file cadangan (backup) seperti bak, backup, dan lain-lain. Jadi ketika menyimpan sebuah file, maka file lama akan tetap ada dengan format yang berbeda yaitu file.BAK. Bersihkan file-file ganda yang tidak digunakan, namun harus dipastikan bahwa file terakhir tersimpan adalah file yang akan dipakai.

3. Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena ketika pertama kali sistem operasi bekerja (Start Up) maka akan membutuhkan waktu lama untuk mengaktifkan program tersebut. Memang secara sepintas akan memudahkan kita menjalankan program tersebut karena tinggal mengklik ikonnya dalam taskbar, namun sebenarnya menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri.

Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up.

4.Manajemen Sistem tidak teratur

Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang.

Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

5.Pilih Kinerja atau Penampilan

Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat.

Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya.

6.Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.

Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).

Faktor Eksternal

1. Tegangan listrik yang tidak stabil

Listrik merupakan faktor utama pemicu lambatnya komputer dari tegangan yang tidak stabil. Setiap komputer memerlukan adanya aliran listrik yang memadai agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apabila tegangan listrik rendah, komputer tidak dapat beroperasi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika tegangan listrik terlalu tinggi mengakibatkan komputer akan cepat panas dan mempengaruhi komponen penting dalam komputer.

Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.

2. Lingkungan yang berdebu

Debu dapat masuk ke dalam komputer tanpa disadari karena masuk melalui ventilasi cashing komputer yang kecil. Dan proses masuknya debu ke dalam komputer sangat lama, memerlukan waktu minimal tiga bulan tergantung lingkungan rumah kita. Meskipun lingkungan rumah sudah bebas dari debu, jangan menganggap komputer juga terjamin bersih dari debu.

Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan.

Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.

 

Posting ini akan mengetengahkan topik tentang bagaimana melakukan browsing internet yang dilakukan dari dua komputer atau dua laptop yang berbeda yang terhubung secara wireless, menggunakan satu koneksi dial-up dari modem yang dipasang pada salah satu komputer/laptop. Koneksi internet yang hendak didemokan dalam posting ini dilakukan dengan sebuah HP GSM 3G yang di-dial-up dari salah satu komputer/laptop dengan blue tooth. Kedua komputer/laptop yang dipakai dalam demo ini dilengkapi dengan device wifi untuk bisa melakukan koneksi jaringan secara wireless.

Ini bukan tips yang baru dan canggih. Tips ini sudah diketahui banyak orang. Saya pun mendapatkan tips ini dari Rudy Setyo Purnomo pada saat chating tadi malam. Saya merasa tips ini cukup berguna dan ada baiknya untuk menuliskannya dalam blog ini. Semoga tips ini berguna terutama bagi saya sendiri nanti kalau di masa yang akan datang saya lupa cara-caranya bisa kembali membaca posting ini, dan semoga tips ini bermanfaat juga bagi Anda semua.

Demo ini khusus saya lakukan menggunakan Windows 7 RC yang terpasang pada dua laptop saya. Saya belum melakukan demo yang sama menggunakan Vista maupun XP, namun seharusnya secara prinsip sama saja, tinggal teknisnya saja yang berbeda.

Sebelum sampai ke demo, mari kita ngomongin dulu motivasinya apa, kenapa perlu melakukan koneksi internet dari dua komputer/laptop yang berbeda menggunakan satu koneksi dial-up yang sama? Berikut point-point yang bisa menjadi alasannya:

  • Kita hanya memiliki satu koneksi internet 3G yang bisa kita dapatkan dengan berlangganan paket-paket murah seperti Telkomsel Flash yang menyediakan koneksi internet murah meriah berupa paket unlimited yang dimulai dari Rp 400 rb per bulan.
  • Sementara kita punya dua komputer di rumah, dimana satu kita pakai sendiri dan satu lagi dipakai oleh istri maupun anak. Kebetulan saat ini facebook lagi populer sehingga sebentar-sebentar istri merengek minta “giliran” pakai laptop yang terhubung ke internet. Sementara kita lagi dikejar deadline mesti menyelesaikan laporan buat besok misalnya, dan kita juga perlu koneksi internet dari laptop tersebut.

Nah, solusi termurah untuk problem tersebut adalah dengan cara melakukan internet connection sharing. Cara kerjanya adalah dengan menghubungkan kedua komputer/laptop menggunakan wifi, kemudian melakukan sharing pada koneksi dial-up sehingga laptop/komputer yang lain pun bisa melakukan koneksi ke internet menggunakan dial-up yang sama. OK mari kita mulai demonya.

Langkah pertama, kita establish dulu koneksi antara dua komputer/laptop. Persyaratannya kedua komputer/laptop yang kita pakai memiliki interface wifi untuk koneksi wireless network. Jangan lupa untuk menghidupkan wifi-nya karena dalam beberapa laptop, wifi ini tidak secara otomatis hidup ketika komputer/laptop dihidupkan.

Dalam laptop yang hendak dipakai untuk melakukan koneksi dial-up, kita buka Control Panel, lalu pilih View by: Large icons, kemudian scroll down sampai kita menemukan icon Network and Sharing Center, seperti terlihat dalam gambar berikut ini:

Network and Sharing Center

Kebetulan sebelumnya saya sudah establish dial-up connection menggunakan modem yang terpasang secara internal di HP Sony Ericsson K618i, sehingga saya menamai koneksi ini dengan K618i. Gambar berikut ini menampilkan network apa saja yang sudah terhubung ke laptop saya, dengan highlight pada koneksi K618i.

Koneksi K618i

Klik pada menu “Manage wireless networks” (saya beri kotak), lalu akan tampil sebuah screen yang menampilkan semua wireless connection yang selama ini sudah kita konfigurasi. Jika belum melakukan konfigurasi apa pun berarti akan kosong. Gambar berikut ini menampilkan screen tersebut dalam laptop saya.

Wireless network connection

Klik pada button “Add” (button yang saya beri kotak) untuk menambahkan koneksi baru. Screen berikut ini akan ditampilkan setelah kita klik tombol Add.

Create an ad hoc networkKemudian pilih option kedua: “Create an ad hoc network” (bagian yang saya beri kotak). Setelah itu kita akan mengikuti wizard “Manually connect to a wireless network”. Langkah yang penting dalam wizard tersebut terlihat dalam gambar berikut ini.

My Home Wireless network

Dalam screen tersebut kita memberi nama network kita, dalam demo ini saya beri nama “My Home Wireless”. Kemudian kita ubah Security Type ke WEP untuk memudahkan pemilihan Security Key, yang dalam gambar di atas saya isi dengan 12345. Security Key ini nantinya harus diketahui oleh komputer yang akan melakukan koneksi ke “My Home Wireless”. Langkah berikutnya kita akan dikasih kesempatan untuk meng-klik tombol “Turn on internet connection sharing”. Dengan meng-klik tombol tersebut berarti koneksi dial-up yang terdapat dalam laptop kita akan di sharing dan bisa dipakai oleh komputer-komputer lain yang terhubung ke “My Home Wireless”.

Turn on Internet connection sharing

OK, kita selesai melakukan setup di komputer “server”. Sekarang kita ke langkah dua yaitu melakukan koneksi dari komputer “client”. Komputer client yang dimaksud di sini adalah komputer-komputer yang akan terhubung ke “My Home Network”

Pindah ke komputer/laptop client, lalu perhatikan Notification Area, dalam taskbar sebelah kanan. Klik pada icon Network, sehingga muncul notification seperti terlihat dalam gambar berikut ini. “My Home Network” akan ditampilkan sebagai salah satu wireless network yang tersedia untuk di-connect.

My Home WirelessKlik “My Home Wireless”, lalu klik tombol Connect yang muncul di bawahnya. Kemudian akan muncul dialog box di bawah ini yang menanyakan security key. Sebelumnya kita sudah menentukan security key-nya dalam langkah di atas, yaitu 12345. Masukan saja security key tersebut dalam text box yang disediakan, lalu klik tombol OK. Sesaat kemudian Windows akan meng-establish koneksi antara dua komputer menggunakan jaringan “My Home Wireless”.

Network security keySetelah koneksi sukses di-establish, sekarang tiba saatnya kita test. Untuk melakukan test, coba buka Internet Explorer pada kedua komputer/laptop, lalu masukan sembarang URL. Dalam gambar berikut ini saya membuka bing dalam kedua laptop yang terhubung dalam jaringan “My Home Wireless”, dan berhasil.

Bing di serverBing di client

Dengan demikian, kita sudah bisa menghubungkan dua komputer/laptop menggunakan jaringan wireless dan sharing koneksi internet dial-up antara dua komputer/laptop tersebut dengan cara yang sangat mudah di Windows 7 RC. Selamat mencoba.

 

Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi. Berikut ini beberapa cara dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini: 1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore. 2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:WindowsSystem32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows. 3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut. Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:Windows$NtServicePackUninstall$, C:WindowsServicePackFilesi386. Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDBseolah-olah dia adalah file VBS. 4. Delete file induknya yang ada di C:Documents and Settings\My Documentsdatabase.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya. 5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INFMicrosoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:, maka yang harus kita lakukan adalah: Ketik C:del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:del Microsoft.inf /s. Untuk file autorun.inf, ketik C:del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama. 6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada ‘More advanced options’ pastikan option ‘Search system folders’ dan ‘Search hidden files and folders’ keduanya telah dicentang. Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon ‘folder’, berukuran 1 kb dan bertipe ’shortcut’. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki ’size’ dan tipenya adalah ‘File Folder’. 7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program ‘notepad’ kemudian simpan dengan nama ‘Repair.inf’. Jalankan file tersebut dengan cara: – Klik kanan repair.inf – Klik Install [Version] Signature=”$Chicago$” Provider=Vaksincom Oyee [DefaultInstall] AddReg=UnhookRegKey DelReg=del [UnhookRegKey] HKLM, SoftwareCLASSESbatfileshellopencommand,,,”””%1?” %*” HKLM, SoftwareCLASSEScomfileshellopencommand,,,”””%1?” %*” HKLM, SoftwareCLASSESexefileshellopencommand,,,”””%1?” %*” HKLM, SoftwareCLASSESpiffileshellopencommand,,,”””%1?” %*” HKLM, SoftwareCLASSESregfileshellopencommand,,,”regedit.exe “%1?” HKLM, SoftwareCLASSESscrfileshellopencommand,,,”””%1?” %*” HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon, Shell,0, “Explorer.exe” HKLM, SYSTEMControlSet001ControlSafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe” HKLM, SYSTEMControlSet002ControlSafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe” [del] HKLM,SOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun, Winupdate HKCU,SOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun, explorer Semoga berguna!Top

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas